Kuwait Jadi Target Pekerja Migran Indonesia — Suara Informasi

Karohumas Kemnaker, Soes Hindarno (kanan), menerima plakat dari KBRI Kuwait di Jakarta. (ist)

MIMBAR-RAKYAT.Com (Jakarta) – Target penyaluran pekerja migran Indonesia (PMI) sektor formal dan profesional kini bergeser ke Kuwait.

Alasannya, kebutuhan pekerja migran negara itu tinggi dan PMI hanya menempati 7.000 TKI dari 2,6 juta pekerja asing.

“Peluang itu kami manfaatkan dengan menggelar Bussiness Roadshow melalui Indonesia Labour Market (ILM) sebagai wahana mempertemukan perusahaan besar & agensi dengan perusahaan penempatan PMI (P3MI),” ujar Kuasa Usaha Ad Interm (KUAI) KBRI Kuwait, Gantosori Tanjung, didampingi Karohumas Kementerian Ketenagakerjaan, Soes Hindharno, Jumat (14/12/2018).

Data KBRI menyebut permintaan PMI terus meningkat tiap tahun untuk sektor kesehatan, hospitality, manufaktur, transportasi, konstruksi dan otomotif. Hampir 70% populasi di Kuwait adalah pekerja migran diantaranya berasal India, Mesir, Filipina, dan Srilanka.

Namun begitu, bagi Karohumas Soes Hindharno, tingginya kebutuhan PMI formal dan profesional di Kuwait harus didukung dengan ketersediaan PMI berkualitas yang memiliki kompetensi serta keterampilan kerja sesuai kebutuhan jabatan.

“Dibutuhkan kerja sama yang baik diantara semua stakeholder yang terlibat dalam perekrutan, pelatihan, pengiriman, penempatan, dan pengawasan PMI,” ujar mantan direktur penempatan TKI di luarnegeri itu. (p/d)

kuwait

Artikel yang berjudul “Kuwait Jadi Target Pekerja Migran Indonesia — Suara Informasi” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

TAG