Dukungan NU Jatim Kepada Jokowi-Ma’ruf dengan Target Suara 70%

NU Jatim siap mendukung Jokowi-Ma’ruf Amin sepenuhnya pada pilpres 2019. Bahkan, melalui salah satu perwakilannya yaitu cawapres Ma’ruf Amin, NU Jatim menargetkan suara hingga 70%. Target suara tersebut bisa melampaui karena sampai saat ini survei internal telah mengabarkan suara Jokowi-Ma’ruf Amin telah mencapai 60% lebih. Jokowi untuk dua periode.

Rais Aam PBNU KH Miftahul Akhyar mengatakan kiai Ma’ruf Amin salah satu terbaik kader NU jangan sampai gagal di Pilpres 2019.

“Untuk menunjukkan beliau sebagai kader terbaik tunjukkan, jangan sampai beliau gagal (pilpres 2019). Itu artikan sendiri,” kata kiai Miftahul usai pertemuan dengan cawapres Ma’ruf Amin di Surabaya, Rabu (23/1/2019).

Miftahul mengatakan, selama ini NU menganut sistem komando yang harus diikuti pengurus cabang hingga ranting, namun sudah menipis. Oleh sebab itu, sistem komando NU harus dihidupkan kembali.

“Jadi komando PBNU harus diikuti semua tataran, semua lapisan, tingkatan dari jajaran PB (pengurus besar) sampai anak ranting. Kapan lagi kalau kita tidak mulai hidupkan kembali yang selama ini sistem komando sudah mulai menipis, bukan hilang ya, sudah mulai mengeropos,” katanya.

Organisasi Islam terbesar di Indonesia yang didirikan Hadratus Syaikh KH Hasyim Asy’ari ini akan menggelar hari lahir ke-93 tahun, disebut menjadi momentum warga nahdliyin.

“Terutama kita hadapi satu abad NU, lima enam tahun lagi kita (PBNU) akan usia seratus tahun, ini sebuah momentum, dan juga momentum yang penting yaitu kita harus betul-betul bisa mengoptimalkan,” kata Miftahul.

Dikesempatan yang sama, perwakilan kiai sepuh NU, KH Anwar Iskandar menyebut pertemuan itu telah menyepakati untuk mendukung Jokowi-Ma’ruf. Warga nahdliyin diminta untuk satu kata dan satu kalimat untuk Ma’ruf.

“Kita bertemu untuk buat kesepakatan. Pertama kami kiai-kiai Jatim dan tentu pasti warga NU, satu kata, satu kalimat, satu barisan dalam pilpres akan datang suara kita untuk kiai Ma’ruf,” kata pengasuh pondok pesantren Al Amin itu.

Lebih lanjut, Anwar Iskandar mengaku pihaknya akan mengoptimalkan suara di daerah melalui pondok pesantren dan alumni pesantren. Dia menargetkan raihan suara untuk Jokowi-Ma’ruf sekitar 70 persen di Jawa Timur.

“Kedua kita akan optimalkan basis suara yang kita miliki terutama melalui ponpes dan alumni yang bertebaran di seluruh Jatim. Jaringan alumni itu di Jatim khsuusnya, dan karena pesantren kan punya jaringan besar alumni dimana-mana, tapi paling penting di Jatim target 70 persen,” tuturnya.

Sementara itu, Ma’ruf mengaku ingin mengoptimalkan jaringan NU struktural dan kultural pada pilpres 2019.

“Pertemuan malam ini untuk mengoptimalkan, melakukan konsolidasi terhadap semua jaringan NU yang ada di Jatim khususnya, ada jaringan NU struktural, NU kultural, jaringan ponpes dan lainnya,” ucap Ma’ruf.

Mustasyar PBNU itu meminta seluruh jaringan NU harus disinkronisasi atau dihidupkan bersama jaringan pondok pesantren. Pertemuan itu menyepakati para kiai melakukan gerakan menghidupkan jaringan NU.

“Ini smua kita sinkronisasi, jangan sampai ada jaringan yang off, artinya yang tidak on, kita on kan semua supaya hasilnya optimal. Ini sudah disepakati untuk melakukan gerakan meng-on-kan semua jaringan itu,” kata Ma’ruf. (JS)

TAG