Muslimah dan Alumni Atmajaya Dukung Jokowi-Ma’ruf Amin

Dukungan untuk Capres Nomor urut 01, Joko Widodo terus mengalir menjelang Pilpres pada April 2019 mendatang. Kali ini, dukungan berasal dari Arus Baru Muslimah Kabupaten Purwakarta . Sebagai bentuk dukungan, arus baru muslimah siap memenangkan paslon 01 itu pada 17 April 2019 mendatang.

Sekitar 600 arus baru muslimah Kabupaten Purwakarta, Minggu (24/2) melakukan deklarasi untuk mendukung pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin pada Pilpres 2019 mendatang. Deklarasi dilakukan di Jalan Raya Sadang Purwakarta, Jawa Barat, dipimpin langsung Ketua Arus Baru Muslimah, Neng Supartini.

Neng Supartini mengatakan, setidaknya ada 600 emak-emak yang hadir dalam acara deklarasi ini. Mereka merupakan perwakilan kelompok pengajian, organisasi perempuan, serta ormas keagamaan dan sosial yang ada di 17 Kecamatan di Purwakarta.

“Deklarasi ini berangkat dari kepedulian terhadap para pemilih perempuan agar tidak hanya menjadi obyek politik oleh oknum politisi atau bahkan menjadi korban politik praktis,” Kata Neng Supartini.

Menurut Neng Supartini, peran perempuan dalam Islam memiliki posisi setara dalam menopang ekonomi dan upaya peningkatan derajat ekonomi. Karena itu, Neng Supartini mengajak seluruh perempuan khususnya para muslimah di Purwakarta untuk cerdas dalam memilih pemimpin yang tepat.

“Mari memilih pasangan yang memiliki program jelas dalam peningkatan ekonomi umat seperti pasangan Jokowi-Maruf,” ungkap Neng.

Tidak hanya melakukan deklarasi di Purwakarta. Dengan menggunakan 10 bus, emak emak Purwakarta ini juga menuju Jakarta untuk bergabung dengan Arus Baru Muslimat lainnya se-Indonesia untuk menggelar deklarasi secara nasional di GBK Jakarta. [gan]

Dukungan juga datang dari alumni Universitas Atmajaya, Jakarta dan sejumlah perguruan tinggi lainnya. Mereka berikrar akan memenangkan paslon nomor urut 01 ini di Pilpres 2019.

Ikrar pemenangan Jokowi-Ma’ruf di Pasar Festival, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (23/2/2019) tersebut diikuti ratusan alumnus mahasiswa dari berbagai kampus. Mayoritas mereka datang dengan menggenakan kaos berwarna oranye.

Hadir dalam ikrar pemenangan itu putra cawapres Ma’ruf Amin, Ahmad Syauqi Ma’ruf Amin dan Direktur Relawan Tim Kemenangan Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, Maman Imanulhaq.

Ketua Panitia Ikrar Pemenangan Violen mengungkapkan, acara ini diinisiasi para alumni Universitas Atmajaya dan didukung para alumni dari 12 kampus di Jakarta. Mereka memandang bahwa menentukan sikap dalam pilpres penting untuk Indonesia ke depan.

”Selama ini, alumni kampus Atmajaya tidak penah melakukan deklarasi untuk capres–cawapres. Tapi kali, kami harus ikut menentukan sikap demi Indonesia lebih baik,” ujarnya, Sabtu (23/2/2019).

Ahmad Syauqi mengapresiasi dukungan tersebut. Dia sekaligus menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Kiai Ma’ruf dalam acara tersebut. ”Ayahanda kebetulan juga ada agenda yang sudah terjadwalkan. Saya diminta mewakili beliau hadir di acara ini,” ujar pria yang akrab disapa Gus Oqi itu.

Dia menuturkan, semakin masifnya dukungan dari alumni mahasiswa, ini bertanda kemenangan untuk Jokowi-Ma’ruf. Dukungan ini sudah tepat karena yang mereka dukung diyakini dapat membawa Indonesia maju.

Dia juga menekankan agar para alumni tidak boleh apatis dalam pesta demokrasi. Menggunakan hak suara di pilpres nanti bagian dari ijtihad dan jihad untuk mewujudkan Indonesia maju.

”Dukungan sahabat-sahabat ini saya istilahkan Paslon Bersatu. Yang artinya, Pasukan Laskar Oranye Bersatu. Hidup Paslon Bersatu,” ujarnya.

TAG