Gempa Banten 6,9 SR Dipicu Patahan Lempeng Indo-Australia — Suara Informasi

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati. (ist)

MIMBAR-RAKYAT.Com (Jakarta) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut gempa Banten yang terjadi pada Jumat (2/8) malam berjenis gempa dangkal akibat deformasi batuan di lempeng Indo-Australia. Penjelasan itu berdasarkan hasil analisis mekanisme sumber dari BMKG.

“Bahwa gempa bumi terjadi dengan mekanisme pergerakan naik atau dari patahan naik di dalam lempeng Indo-Australia,” kata Kepala BMKG Dqikorita Karnawati dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta.

Sebelumnya, BMKG meralat kekuatan gempa Banten. Awalnya gempa Banten disebut berkekuatan 7,4 skala richter. BMKG meralatnya menjadi 6,9 skala richter.

Episenter gempa bumi, kata Dwikorita, terletak pada koordinat 7,32 derajat Lintang Selatan dan 104, 75 derajat Bujur Timur. Tepatnya berada di laut dengan kedalaman 4,8 km pada jarak 164 km barat daya Kota Pandeglang, Banten.

Dwikorita menjelaskan berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman episenter, gempa Banten malam ini adalah gempa dengan jenis gempa dangkal akibat deformasi batuan di lempeng Indo-Australia.

BMKG sempat mengeluarkan peringatan dini tsunami akibat gempa Banten ini. Selain itu BMKG merilis sejumlah daerah yang berstatus siaga dan waspada tsunami. Daerah-daerah itu antara lain Pandeglang, Lebak, Serang, Sukabumi, hingga sejumlah wilayah di Lampung.

Saat ini peringatan dini tsunami itu sudah berakhir. “Diakhiri bukan dicabut. Kami menyatakan pukul 21:35 WIB peringatan dini tsunami telah berakhir,” kata Dwikorita.

Terkait gempa susulan, BMKG belum mencatat terjadi gempa susulan hingga pukul 21:35 WIB. BMKG pun memberikan sejumlah rekomendasi kepada masyarakat.

“Bagi daerah yang mendapat peringatan dini tersebut, masyarakat diimbau untuk kembali ke tempat masing-masing. Tetap tenang, namun waspada apabila terjadi gempa bumi susulan,” kata Dwikorita.

Gempa Banten malam ini terjadi puku; 19.03 WIB. Gempa dirasakan juga di Jakarta, Depok, Purwakarta, hingga Yogyakarta. (C/d)

BMKG

Artikel yang berjudul “Gempa Banten 6,9 SR Dipicu Patahan Lempeng Indo-Australia — Suara Informasi” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

TAG